top of page

Jalin Kemitraan untuk Cetak Talenta Digital

  • Writer: Indriyani Astuti
    Indriyani Astuti
  • Oct 14, 2024
  • 1 min read

PERKEMBANGAN transformasi digital semakin masif dengan adanya artificial intelligence (Al), data blockchain, meta verse, hingga komputasi kuantum. Namun, Indonesia masih kekurangan 4 juta talenta digi tal untuk mengejar kebutuhan hingga 2030.


Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Teknologi Informasi dan Komunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ham dani Pratama mengatakan talenta digital di Indonesia saat ini berjumlah sekitar 6 juta, yang pada 2030 ditargetkan mencapai 12 juta.


"Ini karena ada gap antara supply dan demand talenta digital," ujarnya dalam loka karya bertajuk Building Digital Bridges Strategic Partnership Between Indonesia and South Korea, yang diselenggarakan oleh Korea Foundation dan Indonesian Next Generation Journalist Network, di Jakarta, beberapa waktu lalu.


Untuk mengatasi selisih tersebut, Hamdani mengatakan pemerintah menjalin kemitraan untuk mencetak talenta digital di berbagai wilayah.


la menyebut program kemitraan yang dijajaki untuk peningkatan kapasitas transformasi digital antara lain dilakukan bersama Korea Selatan. Kementerian Kominfo bersama badan pemerintah Korea yang mengurus bantuan bagi negara-negara berkembang, atau KOICA, membangun balai pelatihan dan pengembangan TIK (BPP TIK) yang bernama ICT Training Center di Cikarang, Kabupaten Bekasi, yang beroperasi sejak 2011, dengan total alumni hingga 2024 berjumlah 63.141 dari berbagai latar belakang.


"Korea Selatan melalui Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) juga memberikan beasiswa parsial dan mengirimkan expert ke Indonesia untuk mengajar," ujar dia.


Pada kesempatan yang sama, Manajer Pengembangan Internasional di Institut Informasi Paten Korea, Janet Sohlhee Yu, mengatakan Korea Selatan melalui Digital Government Cooperation Center (DGCC) menjalin kerja sama dengan negara mitra di sektor digital. DGCC menyediakan konsultasi untuk rencana pengembangan teknologi digital dan pembangunan kapasitas, serta mengundang ahli untuk negara mitra. (Ind/H-2)

 
 
 

Comments


Commenting on this post isn't available anymore. Contact the site owner for more info.
Logo Indo Korea Journalist Network Ver 1 - New.png

© 2026 by Foreign Policy Community of Indonesia

Sekretariat FPCI

 

Mayapada Tower 1, 19th Floor

Jl. Jenderal Sudirman Kav. 28

South Jakarta, 12920

 

  • Instagram
  • YouTube
  • Twitter
  • LinkedIn
bottom of page