top of page

Komitmen Negara MIKTA Meningkat Hadapi Ketidakpastian Global

  • Writer: Dwi Nicken Tari
    Dwi Nicken Tari
  • Jul 1, 2025
  • 2 min read
Presiden Prabowo Subianto, menghadiri MIKTA Leaders’ Gathering yang ke-2 di sela-sela pelaksanaan KTT G20 di Rio de Janeiro, Brasil, pada Senin (18/11/2024)/Setpres
Presiden Prabowo Subianto, menghadiri MIKTA Leaders’ Gathering yang ke-2 di sela-sela pelaksanaan KTT G20 di Rio de Janeiro, Brasil, pada Senin (18/11/2024)/Setpres

Bisnis.com, JAKARTA — Indonesia menyebut terjadi peningkatan komitmen di antara negara-negara MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia) dalam beberapa tahun terakhir merespons tantangan global.


Adapun, kehadiran MIKTA yang mewakili negara-negara berkekuatan menengah (middle powers) disebut menjadi semakin relevan di tengah-tengah peningkatan tensi geopolitik maupun persaingan negara-negara berkekuatan besar (big powers).


Direktur Pembangunan, Ekonomi dan Lingkungan Hidup Kementerian Luar Negeri Indonesia Tri Purnajaya mengatakan Indonesia melihat MIKTA sebagai forum strategis tempat mendiskusikan isu-isu strategis.


"Kita tidak hanya berbicara soal politik, tapi juga sosial ekonomi. MIKTA adalah kemitraan strategis dan hubungan negara-negara anggotanya kian erat dengan diskusi mengenai peran MIKTA terhadap tantangan global," kata Tri dalam diskusi bertajuk How Can MIKTA Members Synergize to Reinvigorate Middle Power Diplomacy, Kamis (26/6/2025).


Adapun, diskusi bersama jurnalis ini merupakan bagian dari "Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea" yang merupakan kerja sama Korea Foundation dan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI).


Lebih lanjut, Tri melihat setidaknya dalam tiga tahun terakhir, sudah terlihat kerjasama konkrit antara negara-negara anggota MIKTA. Dia mengutip sejumlah perundingan baik di level kepala negara maupun menteri luar negeri, dan komitmen itu semakin meningkat sejak KTT G20 pada 2022.


Adapun, perundingan MIKTA diharapkan tidak hanya sebatas diskusi namun juga menghasilkan rekomendasi yang dapat dibuat oleh menteri luar negeri, baik dalam hubungan antar pemerintah (G2G), antar masyarakat (P2P), maupun di level diplomat muda.


Pendiri dan Ketua FPCI Dino Patti Djalal menyinggung saat ini terdapat kekuatan baru yang muncul dari negara-negara berkekuatan menengah yang akan membentuk ulang tatanan dunia. Adapun, dinamika global semakin meresahkan usai Amerika Serikat mengambil kebijakan proteksionisme di bawah Pemerintahan Donald Trump.


"AS yang mundur dari komunitas internasional akan memperburuk kerjasama internasional. Negara-negara berkekuatan menengah punya kapasitas untuk memainkan peran untuk maju (stepping up). Bersama-sama, kapasitas negara berkekuatan menengah bisa menjadi besar," kata Dino.


Eks Wakil Menteri Luar Negeri itu mengatakan usai AS menarik diri dari komunitas internasional, Indonesia telah memutuskan untuk memperkuat kerjasama dengan negara-negara berkekuatan menengah, termasuk Australia, Turki, dan India.


Melihat sejumlah perkembangan saat ini, Charge d’affaires Kedubes Meksiko di Indonesia Alonso Martin menambahkan MIKTA bisa menjadi pelengkap forum yang sudah ada seperti BRICS.


Adapun, Meksiko menduduki kursi keketuaan MIKTA pada 2024 dengan sejumlah prioritas, seperti menekankan nilai-nilai demokrasi, hukum internasional, multilateral. Selain itu juga memperkuat perdamaian yang inklusif dan berkelanjutan, serta membuka pintu untuk penguatan kerjasama berikutnya kepada Korea Selatan yang mengambilalih keketuaan MIKTA pada 2025.


"Ke depannya, MIKTA harus tetap  menjunjung multilateralisme, solusi kreatif untuk tantangan global, perubahan iklim, keuangan, ekonomi, dan menjadi jembatan menghubungkan negara berkembang dan negara maju," kata Martin.

 
 
 

Comments


Commenting on this post isn't available anymore. Contact the site owner for more info.
Logo Indo Korea Journalist Network Ver 1 - New.png

© 2026 by Foreign Policy Community of Indonesia

Sekretariat FPCI

 

Mayapada Tower 1, 19th Floor

Jl. Jenderal Sudirman Kav. 28

South Jakarta, 12920

 

  • Instagram
  • YouTube
  • Twitter
  • LinkedIn
bottom of page